Tanamin - Sustainability & Reforestation
Home
Blog & Insight
Liputan KegiatanRilis ProgramOpiniBerita Lingkungan
Kolaborasi
Media PartnerKomunitasProgram CSR PerusahaanJadi Mitra
Kisah Inspiratif
TestimoniCerita DampakPenggerak LingkunganPenggalang DanaRelawan
Edukasi Lingkungan
Fakta & DataPenelitian & StudiInfografisTips & TrikTutorialArtikel Lingkungan
Program CSR
Kampanye LingkunganPemberdayaan MasyarakatKonservasiEdukasi LingkunganPenghijauan
Donasi
Menu
Home
Liputan KegiatanRilis ProgramOpiniBerita Lingkungan
Media PartnerKomunitasProgram CSR PerusahaanJadi Mitra
TestimoniCerita DampakPenggerak LingkunganPenggalang DanaRelawan
Fakta & DataPenelitian & StudiInfografisTips & TrikTutorialArtikel Lingkungan
Kampanye LingkunganPemberdayaan MasyarakatKonservasiEdukasi LingkunganPenghijauan
Donasi Sekarang
Tanamin Logo

PT. Tanamin Bumi Nusantara

"Tanamin Aksi, Hijaukan Bumi"

Perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan lingkungan, aksi hijau, dan pemanfaatan teknologi untuk keberlanjutan bumi.

Alamat & Kontak

Jl. Soekarno – Hatta KM.21
Karang Joang, Balikpapan Utara
Kota Balikpapan – 76127

+62 852-1308-1309

Navigasi

  • Blog & Insight
  • Kolaborasi
  • Kisah Inspiratif
  • Edukasi Lingkungan
  • Program CSR

Informasi Layanan

Berlangganan berita terbaru mengenai aksi lingkungan dan program kami.

© PT. Tanamin Bumi Nusantara. Seluruh hak cipta dilindungi undang-undang.

Kebijakan PrivasiSyarat & KetentuanDeveloped by Arifwicax
Artikel Lingkungan

Cuma Rp10 Ribu, Tapi Dampaknya Ngeri: Setengah Sampah Indonesia Berakhir di Sungai

Laudya Aprilia Khoirum
Laudya Aprilia Khoirum
•
7 April 2026 pukul 11.20
Cuma Rp10 Ribu, Tapi Dampaknya Ngeri: Setengah Sampah Indonesia Berakhir di Sungai

Masalah sampah di Indonesia ternyata bukan sekadar soal kebiasaan, tapi juga soal kemampuan ekonomi. Berdasarkan hasil riset yang mengacu pada data World Bank, sekitar 50% sampah di Indonesia justru berakhir di jalanan dan aliran sungai.

Fakta ini diungkap oleh pihak Danantara Indonesia yang menyebutkan bahwa salah satu penyebab utamanya adalah ketidakmampuan sebagian masyarakat membayar iuran sampah bulanan. Padahal, biaya yang harus dibayar relatif kecil, hanya berkisar Rp10.000 hingga Rp15.000 per rumah tangga.

Karena tidak mampu membayar jasa pengangkutan sampah yang biasanya dikelola di tingkat RT atau RW, sebagian warga memilih jalan pintas dengan membuang sampah secara sembarangan—baik ke sungai maupun ke pinggir jalan. Kebiasaan ini kemudian memperparah persoalan lingkungan yang sudah ada.

Di sisi lain, sistem pengelolaan sampah saat ini juga dinilai belum efektif. Pemerintah daerah masih harus menanggung biaya besar, terutama untuk penyediaan dan sewa lahan tempat pembuangan sampah.

Sebagai solusi, pemerintah kini mulai mendorong penerapan teknologi pengolahan sampah menjadi energi listrik atau waste-to-energy. Dengan sistem ini, diharapkan pengangkutan sampah bisa dilakukan secara lebih terintegrasi bahkan tanpa membebani masyarakat, sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan.

Jika berjalan sesuai rencana, langkah ini bukan hanya menyelesaikan masalah sampah, tetapi juga mengubahnya menjadi sumber energi yang bernilai.

Bagikan Berita Ini

Tags:

#Breaking News#Lingkungan#Nasional

Berita Terkait

Di Balik Perjuangan Lingkungan: Warga Hadapi Ancaman dan Kriminalisasi

Di Balik Perjuangan Lingkungan: Warga Hadapi Ancaman dan Kriminalisasi

Kategori

Blog & Insight
Kolaborasi
Kisah Inspiratif
Edukasi Lingkungan
Program CSR

Tag Populer

#Lingkungan#Eksklusif#Daerah#Internasional#Nasional#Opini#Investigasi#Trending#Breaking News

ADVERTISEMENT

[ SPACE IKLAN ]

Artikel Populer

Mengapa Edukasi Lingkungan adalah Kunci Masa Depan Hijau?

Mengapa Edukasi Lingkungan adalah Kunci Masa Depan Hijau?

Polusi Udara di Kota Besar: Ancaman Kesehatan Masyarakat

Polusi Udara di Kota Besar: Ancaman Kesehatan Masyarakat

Dampak Deforestasi terhadap Perubahan Iklim Global

Dampak Deforestasi terhadap Perubahan Iklim Global

Krisis Air Bersih: Tantangan Lingkungan Masa Kini

Krisis Air Bersih: Tantangan Lingkungan Masa Kini

Di Balik Perjuangan Lingkungan: Warga Hadapi Ancaman dan Kriminalisasi

Di Balik Perjuangan Lingkungan: Warga Hadapi Ancaman dan Kriminalisasi